WAHABI SALAFI MENGHANCURKAN MAKAM SHAHABAT AMMAR BIN YASIR

Makam Shahabat Ammar bin Yasir

 

Makam Shahabat Ammar bin Yasir Disaaat Dihancurkan

 

Hadits Tentang Shahabat Ammar bin Yasir Radhiyallahu ‘anhu

Hadits Tirmidzi 3733

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ هَانِئِ بْنِ هَانِئٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ جَاءَ عَمَّارٌ يَسْتَأْذِنُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ائْذَنُوا لَهُ مَرْحَبًا بِالطَّيِّبِ الْمُطَيَّبِ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Berilah dia izin, selamat datang wahai pemilik kebaikan di atas kebaikan. Perawi berkata; Hadits ini adl hadits hasan shahih.

Hadits Tirmidzi 3734

حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ دِينَارٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ سِيَاهٍ كُوفِيٌّ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا خُيِّرَ عَمَّارٌ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِلَّا اخْتَارَ أَرْشَدَهُمَا قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ سِيَاهٍ وَهُوَ شَيْخٌ كُوفِيٌّ وَقَدْ رَوَى عَنْهُ النَّاسُ لَهُ ابْنٌ يُقَالُ لَهُ يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ ثِقَةٌ رَوَى عَنْهُ يَحْيَى بْنُ آدَمَ

Tidaklah ‘Ammar diberi pilihan antara dua perkara melainkan ia akan memilih sesuatu yg lebih benar (mendekati kepada yg haq). Perawi berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib, kami tak mengetahui kecuali dari jalur ini, yaitu dari hadits ‘Abdul Aziz bin Siyah seorang syaikh Kuffi, orang-orang juga telah meriwayatkan darinya, ia memiliki seorang putra yg bernama Yazid bin Abdul Aziz, seorang yg tsiqah, Yahya bin Adam telah meriwayatkan darinya.

Hadits Tirmidzi 3735

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ مَوْلًى لِرِبْعِيٍّ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي لَا أَدْرِي مَا قَدْرُ بَقَائِي فِيكُمْ فَاقْتَدُوا بِاللَّذَيْنِ مِنْ بَعْدِي وَأَشَارَ إِلَى أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَاهْتَدُوا بِهَدْيِ عَمَّارٍ وَمَا حَدَّثَكُمْ ابْنُ مَسْعُودٍ فَصَدِّقُوهُ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَرَوَى إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ هِلَالٍ مَوْلَى رِبْعِيٍّ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ حُذَيْفَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ وَقَدْ رَوَى سَالِمٌ الْمُرَادِيُّ الْكُوفِيُّ عَنْ عَمْرِو بْنِ هَرِمٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا

Aku tak tahu seberapa lama aku hidup bersama kalian, oleh karena itu, teladanilah dua orang sepeninggalku. -Sambil menunjuk Abu Bakar & ‘Umar-. (sabdanya lagi): Berpegangteguhlah dgn janji ‘Ammar, & benarkanlah apa yg disampaikan Ibnu Mas’ud kepada kalian. Hadits ini adl hadits hasan, & telah di riwayatkan pula oleh Ibrahim bin Sa’d, hadits ini dari Sufyan Ats Tsauri dari Abdul Malik bin ‘Umair dari Hilal bekas budak Rib’i dari Rib’i dari Hudzaifah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti di atas, & Salim Al Muradi Al Kuffi telah meriwayatkan dari ‘Amru bin Haram dari Rib’i bin Hirasy dari Hudzaifah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadits di atas.

Hadits Tirmidzi 3736

حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْشِرْ عَمَّارُ تَقْتُلُكَ الْفِئَةُ الْبَاغِيَةُ قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَأَبِي الْيَسَرِ وَحُذَيْفَةَ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ

Aku beritahukan (secara rahasia) wahai ‘Ammar, kamu akan di bunuh oleh kelompok pemberontak. Abu Isa berkata; Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ummu Salamah, Abdullah bin ‘Amru, Abu ?Al Yasar & Hudzaifah. Perawi berkata; Hadits ini adl hadits hasan shahih gharib dari hadits Al ‘Ala` bin Abdurrahman.

Ammar bin Yasir adalah anak dari Sumayyah binti Khabbab dan Yasir bin Amir yang merupakan salah satu dari orang yang terawal dalam memeluk agama Islam atau disebut dengan Assabiqunal Awwalun. Keluarganya berasal dari Tihanah, suatu daerah di Yaman yag kemudian datang ke Mekkah untuk mencari saudaranya yang hilang dan kemudian menetap di sana. setelah Ammar bin Yasir dan keluarga memeluk Islam, kemudian mereka disiksa oleh Abu Jahal untuk melepaskan Islam. Dalam siksaan itu orang tua Ammar bin Yasir tewas oleh kekejaman kaum Quraisy. Sementara Ammar selamat setelah diperlihatkan mukjizat oleh Rasulullah yang mengubah api menjadi dingin. Ia ikut dalam hijrah ke Habasyah (saat ini Ethiopia) dan kemudian hijrah ke Madinah. Beliau mengikuti Pertempuran Shiffin dan tewas terbunuh dalam pertempuran itu.

IDENTITAS :

* Nama : Ammar bin Yasir

* Ayah : Yasir bin Amir

* Ibu : Sumayyah binti Khoyyath

* Asal : Tihanah, Yaman

* Fisik : Tubuh tinggi, bahu bidang, mata biru

JULUKAN :

* Assabiqunal Awwalun : Ammar dan keluarganya termasuk golongan pertama yang masuk Islam

PROSES MASUK ISLAM :

* Merupakan keluarga yang pertama kali masuk Islam

* Ayah dan Ibunya dibunuh oleh Abu Jahal, sedangkan Ammar dipecut dan dibakar dengan api yang panas

* Rasulullah lewat dan memperlihatkan mukjizatnya : “Wahai api jadilah engkau dingin dan berikan keselamatan atas diri Ammar sebagaimana engkau telah menjadi dingin dan memberikan keselamatan atas Ibrahim”.

SIFAT :

* Teguh Membela Agama Allah : Walaupun disiksa Bani Makhsum, Ammar sekeluarga tetap mempertahankan Agama Allah

* Ketaqwaan dan Keimanan yang Teguh : Sabda Rasul : “Diri Ammar dipenuhi keimanan sampai ke tulang punggungnya”.

* Pendiam : “Ia adalah seorang yang bertubuh tinggi dengan bahunya yang bidang dan matanya yang biru …, seorang yang amat pendiam dan tak suka banyak bicara …” (Ahli riwayat)

* Zuhud : Ibnu Abil Hudzail : “Saya lihat Ammar bin Yasir sewaktu menjadi Amir di Kufah, membeli sayuran di pasar lalu mengikatnya dengan tali dan memikulnya diatas punggung dan membawanya pulang …”

* Sabar : Tetap sabar bahkan bangga ketika dicela karena telinganya yang terpotong ketika perang

PRESTASI :

* Diperlihatkan mukjizat Rasulullah : api yang membakar Ammar menjadi tidak panas

* Dapat mempertahankan keimanan walaupun disiksa dengan kejam

* Disayang Rasulullah

* Ikut semua peperangan : Badar, Uhud, Khandaq, Tabuk, Shiffin, dll

* Mengikuti perang melawan Persi dan Romawi

* Berada di pihak Ali bin Abi Thalib saat peperangan Jamal dan Shiffin

* Sebagai walikota Kufah pada masa pemerintahan Umar bin Khattab

* Mengikuti perang Yamamah bersama Abu Bakar As-Shiddiq melawan nabi palsu

AKHIR HAYAT :

* Rasulullah pernah bersabda : “… Ammar nanti akan dibunuh oleh golongan pendurhaka…!”

* Pada perang Shiffin berada di pihak Ali bin Abi Thalib

* Usia 93 tahun

 

Sumber:

http://biografi-center.blogspot.com/2011/03/ammar-bin-yasir.html

http://www.mutiarahadits.com/59/51/75/biografi-ammar-bin-yasir-radhiyallahu-anhu.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s