BERANIKAH SALAFI WAHABI MENGKAFIRKAN MURID IBNU TAIMIYAH (AL-HAFIZH IBNU KATSIR) ?

AL-BIDAYAH WA AN-NIHAYAH JUZ 18 HAL 297
Dalam Kitab Al-Bidayah Wa An-Nihayah Juz 18 Hal. 297 Bab. “Mengenang Wafat Syaikh Taqiyuddin Ibnu Taimiyah” Al-Hafidz Ibnu Katsir bercerita :

Pada halaman 296 dijelaskan, “Setelah dishalatkan kemudian (jenazah Ibnu Taimiyah) dibawa menuju pemakaman ahli sufi, dan dimakamkan didekat makam saudaranya yaitu Syarafudd

in Abdullah semoga Allah merahmati keduanya, beliau dimakamkan pada waktu ashar atau sebelumnya, dan tidak ada yg tidak menghadiri pemakamannya kecuali sedikit org dikarenakan sdh usia tua, dan dihadiri oleh banyak peziarah wanita sekitar 10.000 org dan peziarah laki2 sekitar 60.000 orang.”

Halaman 297 disebutkan,

وشرب جماعة الماء الذي فضل من غسله, واقتسم جماعة بقية السدر الذي غسل به , ودفع بالخيط الذي كان فيه الزئبق الذي كان في عنقه بسبب القمل خمسمائة درهم , وقيل إن الطاقية التي كانت على رأسه دفع فيها خمسون درهما

“Sekelompok orang meminum air bekas basuhan janazah Ibn Taimiyah. Dan sekelompok lainya membagi2kan sadr (sabun utk memandikan mayat) Ibn Taimiyah. Benang jaitan yg ada di lehernya karena pnyakit kutu dibeli seharga 150 dirham, bahkan semacam peci dikepalanya dibeli dengan harga 500 dirham, disaat beliau wafat banyak sekali histeri dan air mata serta tadharru’ (merendah)”(Al-Bidayah wan An-Nihayah:18/297)

– Beranikah wahabi mengatakan Ibn Katsir ghuluw?

-Beranikah wahabi memvonis beliau jahil karena telah menamfikan khurafat seperti itu?

– Beranikah wahabi mengkafirkan para pengikut dan pecinta Ibnu Taimiyah karena telah melakukan perkara yg menurut mereka itu musyrik??

– Di saat wahabi memvonis ghuluw kepada orang yang mencium tangan kiyainya atau mendatangi makam kiyai dan berdoa serta bertawassul, maka di saat ada fakta bahwa mereka (wahabi) melakukan praktek yg lebih parah yaitu meminum air bekas basuhan mayit bahkan benda-benda kusam dan kotor yang menempel di tubuh ibn taimiyyah dibeli dengan harga sangat mahal, maka seolah lisan dan akal mereka kaku dan mati, goncang, plin-plan, shock, kecewa, bingung dan bimbang, membuktikan paham dan ajaran mrka jauh dr kebenaran.. Wallahul musta’an wa billahis Showab

Cek redaksinya scan gambar, OK !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s